Wednesday, March 18, 2009

berhati-hatilah sob.!!

Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala
hijau. Jono segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat.
Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat, sehingga lampu merah
biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lengang.
Lampu berganti kuning. Hati Jono berdebar berharap semoga ia bisa
melewatinya segera.

Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala.Jono bimbang,
haruskah iaberhenti atau terus saja. "Ah, aku tak punya kesempatan untuk
menginjak rem mendadak," pikirnya sambil terus melaju.

Prit!

Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya
berhenti.Jono menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam
hati.

Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing.
Hey, itu khan Bobi, teman mainnya semasa SMA dulu. Hati Jono agak lega.
Ia melompat keluar sambil membuka kedua lengannya.

"Hai, Bob. Senang sekali ketemu kamu lagi!"

"Hai, Jon." Tanpa senyum.

"Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru.Istri
saya sedang menunggu di rumah."

"Oh ya?" Tampaknya Bobi agak ragu. Nah, bagus kalau begitu.

"Bob, hari ini istriku ulang tahun. Ia dan anak-anak sudah menyiapkan
segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh terlambat, dong."

"Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasi
lampu merah di persimpangan ini."

Oooo, sepertinya tidak sesuai dengan harapan. Jono harus ganti strategi.

"Jadi, kamu hendak menilangku? Sungguh, tadi aku tidak melewati lampu
merah.. Sewaktu aku lewat lampu kuning masih menyala." Aha, terkadang
berdusta sedikit bisa memperlancar keadaan.

"Ayo dong Jon. Kami melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIM-mu."

Dengan ketus Jono menyerahkan SIM, lalu masuk ke dalam kendaraan dan
menutup kaca jendelanya. Sementara Bobi menulis sesuatu di buku
tilangnya.

Beberapa saat kemudian Bobi mengetuk kaca jendela. Jono memandangi wajah
Bobi dengan penuh kecewa.Dibukanya kaca jendela itu sedikit.

Ah, lima centi sudah cukup untuk memasukkan surat tilang. Tanpa
berkata-kata Bobi kembali ke posnya. Jono mengambil surat tilang yang
diselipkan Bobi disela-sela kaca jendela.

Tapi, hei apa ini. Ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota.
Kenapa ia tidak menilangku. Lalu nota ini apa? Semacam guyonan atau apa?
Buru-buru Jono membuka dan membaca nota yang berisi tulisan tangan Bobi.

"Halo Jono, Tahukah kamu Jon, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan.
Sayang, ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos
lampu merah. Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan. Begitu bebas,
ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan anak kami
satu-satunya sudah tiada. Kami masih terus berusaha dan berharap agar
Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk. Ribuan
kali kami mencoba memaafkan pengemudi itu. Betapa sulitnya. Begitu juga
kali ini. Maafkan aku Jon. Doakan agar permohonan kami terkabulkan.
Berhati-hatilah. (Salam,Bobi) ".

Jono terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari Bobi. Namun,
Bobi sudah meninggalkan pos jaganya entah ke mana.

Sepanjang jalan pulang ia mengemudi perlahan dengan hati tak menentu
sambil berharap kesalahannya dimaafkan...

Tak selamanya pengertian kita harus sama dengan pengertian orang lain.
Bisa jadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita. Hidup ini sangat
berharga, jalanilah dengan penuh hati-hati. Drive Safely Guys..

Sumber: Anonymous

hidup ini memang 'indah'

ya...hidup ini memang indah, sayang bila kita melewatkan keindahannya,dan apabila kita sedang diuji dengan berbagai cobaan maka 'sabar'lah obatnya. sesungguhnya cobaan itupun bila kita mampu mengambil nilai-nilai positifnya sungguh besar manfaatnya bagi kita.
seperti yang saya alami akhir-akhir ini..ketika usaha kami sedang mengalami penurunan omzet ditambah dengan adanya pengunduran salah satu karyawan juga masih ditambah dengan adanya kesalahan pada perubahan jumlah sks kuliah saya sunggu hal ini membuat saya pusing. akhir-akhir ini saya habiskan waktu di kampus sementara perhatian di tempat usaha kami. sungguh sebuah beban yang harus saya tanggung. tapi Alhamdulillah....ketika semua persoalan kita serahkan kepada Allah sementara kita terus berkihtiar dan bersabar insyaAllah jalan keluar sudah dipersiapkan, sementara gerbang kesuksesan sudah menunggu kita.yah..dari permasalahan sekecil ini apabila kita mampu mempersiapkan diri untuk mengatasinya maka kita akan dapat menikmati indahnya kesabaran karena buah dari kesabaran itu sangatlah manis..bahkan lebih manis dari gula asli.

Promo:
buat saudara-saudaraku yang mungkin sedang membaca blog ini jangan lupa mencoba Bakso Ulek-Ulek, pasti ketagihan deh...


Friday, February 27, 2009

prasangka

Semalem HP saya ber drett...dret...., aku lirik bentar, keluar tulisannnya UNAVALAIBLE, "wah..berarti ini pasti dari negara ku", tombol warna hijau aku klik.." haluu...haluu!!", terdengar jawaban dari seberang" halluu juga, ini bener sama adik ku yang paling ganteng ya".
hehe..jadi GR, aku langsung tau, telp itu dari mbak Lilla, mbak dlm bhs jawi artinya kakak perempuan.

Dia bukan kakak kandung saya, kami bertemu beberapa tahun yang lalu, saya lupa persisnya, tapi bisa 3 atau 4 tahun yang lalu di sebuah bus di Tangerang, masih lekat dalam otak saya waktu pertama kali kita "jatuh hati".

Entah apa yang membimbing kami, hubungan kami menjadi begitu lekat, dia anggap saya seperti adiknya, dan tentu saja dia seperti kakak saya sendiri,

Pertemuan berikutnya adalah aku berkunjung ke rumahnya, ketemu anak dan suaminya, kami makan bersama, ke mall bersama. jalan jalan disekitar kompleks, nganterin anaknya ke sekolah dll.

Saya jadi bertanya dalam diri sendiri, kok kenapa dia bergitu percaya sama saya, apa dia ngga kuatir saya berbuat jahat padanya( lha wong saya aja pernah ketipu ), tapi biarlah, itu urusan dia untuk percaya dan tidak sama saya, dan saya tentu saja sangat bahagia ada orang yang percaya sama saya, meski dengan perkenalan yang singkat.

Pelajaran nya adalah, selalulah berprasangka baik, utamanya ya pada Allah swt. yang bikin hidup, yang menguasai jagad raya, alam semesta, yang maha pengasih dan penyayang ( kalo engga mungkin bumi ini dah diancurin kali ya). dan selanjutnya adalah berprsangka baik pada orang sekitar anda.

Tuesday, February 24, 2009

Dalam bisnis, meminta itu harus.

Kata orang hidup itu harus meminta, ya..tentu saja yang pertama sama yang punya hidup itu sendiri tentunya, yaitu Allah azza wazalla, yang ke dua dan seterusnya bisa macem macem, bisa sama atasan kita di kerjaan, misalnya supaya di naikin gajinya( kalo dah ngga betah kerja sih ), minta dinaikkin pangkat nya, minta dinikahin sama anakknya, hehehe....
apa aja deh, asal positif.

OK, dalam bisnis deh, ini awalnya saya di kasi tau sama pak Rony (http://roniyuzirman.blogspot.com ). beliau pernah bilang bahwa bisnis itu harus meminta, minta ke suplyer harganya diturunin, datengnya dicepetin/diprioritasin, dikasi discount dll.

Saya sendiri, ya..meski bukan usaha gede, mencoba tuk mempraktekkan ilmu tsb, beberapa hari yang lalu saya hubungi suplyer kartu telp, hasilnya, eemm...lumayan, dapet potongan harga dikit ( hiks), gpp deh, meski dikit, toh itu juga margin, kalo di akumulasi dari sekian banyak "permintaan" kan lumayan.

Monday, February 23, 2009

Hontou no yaritai koto yatteru?

Hontou no yaritai koto yatteru?, atau terjemahan bebasnya "adalah apakah anda telah bener bener melakukan apa yang ingin anda lakukan?".

Pertanyaan yang menurut saya sangat mengena tsb saya dapat dari sebuah iklan kopi di tv, kenapa saya bilang "mengena". sampai sekarang pun saya belum mempunyai jawaban nya.

Cuma marilah kita sedikit malakukan analisis kecil kecilan.
inti dari pertanyaan tsb adalah YANG SEBENARNYA INGIN ANDA LAKUKAN/KERJAKAN. ini bisa berarti sesuatu yang anda cintai dan impi kan.
bisa macam macam jawabannya, bisa hobi, pekerjaan utau apapun.

Coba bayangkan apa yang akan terjadi jika kita melakukakn sesuatu yang benar benar ingin kita lakukan, bukan karena paksaan atau terpaksa misalnya, dan jawabanya adalah HASIL YANG LUAR BIASA.

Berlebihan? bisa iya bisa juga tidak, jawabannya bisa "iya' jika kita melakukannya dengan cinta, bersungguh sungguh karena orientasi sukses. dan bisa "tidak" jika kita berhenti ditengah jalan.

Jadi sekali lagi, hontou o yaritai koto yatteru?

Saturday, February 21, 2009

Ciptakan E=wMC2 anda sendiri

Rumus ( E=wMC2) ini saya dapatkan dari blog nya pak Yuswohadi, konon beliau adalah murid terbaiknya pak Hermawan kertajaya ( penemu konsep new wave marketing), pak Yuswohadi menyebut rumus tsb dengan " Rumus marketing yang maha dasyat". dimana E= enegri. wM = word of Mouth ( buzz ) dan C2 = C pertama adalah offline costumr community dan C yang ke dua adalah online costumer community.

Artinya, rumus tsb akan bekerja sedasyat bom atom jika anda mampu menyinergikan ke dua kekuatan pemasaran masa depan, yaitu pemasaran dari mulut ke mulut dan komunitas pemasaran yang anda bangun dan fasilitasi.
Jika anda mampu menyebarkan buzz tentang produk dan layanan anda , dan buzz itu anda kembang biakkan dalam yang namanya " komunitas ", maka pasti anda akan mampu menciptakan energi marketing yang maha dasyat.

Dulu di kampung saya, ada seorang pengusaha genting ( genteng), saya lihat usahanya begitu maju, bahkan kabarnya dia pun menjadi suplyer perumahan di daerah kami, mungkin tanpa dia sadari sebelumya, dia pun menerapkan rumus yuswohadi tsb, yaitu dengan membangun lapangan bulu tangkis di dekat rumahnya, lapangannya pun tak dia sewakan, siapapun yang ingin main ditempatnya bisa main bulutangkis sepuasnya, dia pun rajin mengundang klub klub bulutangkis yang ada di daerah kami, dan begitu juga kadang kala dia pun ikut main ke tempat lain. bisa saja dari komunitas bulu tangkis inilah rumus E=wMC2 tsb bekerja.

Dan masih banyak lagi contoh nya, sebut saja pak Badroni Yuzirman, pendiri komunitas TDA(Tangan diatas). dan saya kira masih banyak lagi contoh dilapangan.

Ada yang ingin merasakan dasyatnya "bom atom tsb?"

Friday, February 20, 2009

Membantu itu membahagiakan



Peneliti dari Universitas Oregan baru-baru ini menggunakan mesin fMRI untuk mempelajari aktivitas otak laki-laki dan perempuan dan memonitor perubahan emosi dan pola dalam berpikir. Dalam eksperimen ini, peneliti memberikan seorang wanita uang sebanyak 100 dolar, dan seperti yang diduga, pusat kebahagiaan di otak menunjukkan peningkatan aktivitas.

Lalu di bagian lain eksperimen ini, wanita tsb diberikan lagi uang dalam jumlah yang sama, namun kali ini wanita tsb diberikan kesempatan untuk mendonasikan uangnya. Hasilnya, terjadi peningkatan aktivitas otak yang jauh lebih besar dibanding ketika wanita tsb menggunakan uang itu untuk dirinya sendiri. Luar biasanya lagi, ketika penelitian ini dikembangkan dengan cara mengukur aktivitas otak orang yg melihat orang lain menerima kebaikan, ternyata aktivitas yang otak yang sama juga muncul. Artinya, kita pun bisa merasa turut bahagia ketika kita melihat orang lain menerima kebaikan dari orang lain (bukan dari kita).

Beberapa hari yang lalu saya mendapat sms dari kakak saya yang ada di jakarta, isinya adalah mengajak saya dan semua anggota keluarga kami untuk membuat semacam yayasan untuk membantu anak anak putus sekolah di kampung halaman kami, sebenarnya disebut yayasan juga berlebihan, karena kami tak memiliki badan hukum. kami hanya mengkoordinir dana yang terkumpul dan menyalurkannya. Dan anak anak yang kami bantupun tetap tinggal di rumah rumah mereka sendiri.


Dalam hati saya bersyukur sekali memiliki saudara saudara yang tidak egois memikirkan diri mereka sendiri, tapi sadar akan peran dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Seperti yang telah saya ceritakan sebelumnya, bahwa saya dan adik sejak beberapa bulan yang lalu merintis usaha warung bakso, ketika keadaan warung yang masih tidak menentu, kadang surplus dan ada kalanya rugi, untuk menghadapi masalah tsb, kami bukannya tambah pelit, tapi kami tau akan janji Tuhan, "bahwa barang siapa menyedekahkan sebagian dari hartanya, maka bagi nya akan dilipatgandakan".Oleh sebab itu, setiap hari kami pun menyedekahkan sebagian kecil dari usaha tsb untuk sedekah. dan kami percaya Tuhan tak pernah bohong.


Karena kami pun ingin merasakan kebahagiaan tsb.

Semoga cerita diatas bermanfaat.